Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Banjar Margo
Ranting Banjar Margo merupakan struktur organisasi tingkat kecamatan di bawah pembinaan langsung Pengurus Cabang PSHT Kabupaten Tulang Bawang, berpusat di Padepokan Agung Madiun (Jawa Timur) yang berdiri sejak tahun 1922.
Hingga kini, Ranting Banjar Margo menaungi lebih dari 12 Rayon dan Subrayon dengan ratusan warga sah serta siswa aktif yang tersebar di kampung-kampung se-Kecamatan Banjar Margo. Semangat kegotongroyongan dan cinta tanah air senantiasa dipupuk dalam setiap latihan rutin maupun kegiatan kemasyarakatan.
Visi Organisasi
Terwujudnya manusia yang berbudi luhur tahu benar dan salah, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memegang teguh tali persaudaraan tulus yang kekal abadi, serta melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa Indonesia yang luhur.
Misi Organisasi
- 1. Membina fisik, mental, dan rohani siswa melalui kurikulum pencak silat ajaran PSHT yang berkesinambungan.
- 2. Menumbuhkembangkan rasa persaudaraan sejati tanpa membedakan suku, agama, ras, dan strata sosial.
- 3. Mencetak atlet-atlet pencak silat berprestasi di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
- 4. Berperan aktif dalam kegiatan sosial, gotong royong, dan menjaga keamanan ketertiban masyarakat.
Makna Filosofis Lambang PSHT
Setiap elemen grafis pada lambang kebesaran Persaudaraan Setia Hati Terate memiliki arti filosofis yang mendalam bagi setiap warga.
Dasar Hitam
Melambangkan sifat kekal dan abadi, serta mencerminkan persaudaraan yang kokoh dan tidak akan pudar oleh ruang dan waktu.
Hati Putih Bertepi Merah
Hati putih melambangkan kesucian batin, bertepi merah melambangkan cinta kasih sayang yang memiliki batas (berlandaskan pada kebenaran).
Sinar Hati Memancar
Melambangkan manusia yang mampu memancarkan kebaikan, kebajikan, dan penerangan bagi sesama dan lingkungan di sekitarnya.
Bunga Terate 3 Tingkatan
Kuncup (kerendahan hati/kemiskinan), setengah mekar (kesederhanaan), dan mekar sempurna (kekayaan budi luhur dan kebijaksanaan).
Bidang Segi Empat
Melambangkan perisai diri serta filosofi Jawa "Empat Kiblat Lima Pancer" (keseimbangan lahir dan batin menghadap Sang Pencipta).
Pita Berantai & Senjata
Pita kuning melambangkan kejayaan, rantai melambangkan ikatan persaudaraan yang kokoh tak terputuskan, dan keris adalah pusaka kearifan bangsa.
Panca Dasar Ajaran PSHT
Fondasi kurikulum dan pembinaan karakter yang ditempuh oleh setiap insan pencak silat Setia Hati Terate.
Persaudaraan tulus yang kekal abadi, saling menghargai dan menyayangi sesama saudara.
Menjaga kebugaran jasmani, ketahanan fisik, dan kedisiplinan raga.
Kecakapan membela diri, kehormatan, dan kebenaran dengan teknik pencak silat murni.
Menumbuhkan rasa estetika, keluwesan gerak jurus, dan pelestarian budaya bangsa.
Kematangan jiwa (ke-SH-an), mengenal jati diri, serta berbudi pekerti luhur tahu benar dan salah.